Jumat, 28 Februari 2014

Di Balik Lentera


Oleh: Aosin Suwadi

Antara hidup dan matinya cahaya
Lentera cinta redup menyala
Antara terang dan gelap
Ada dan tidak ada
Samar-samar
Putih dan hitam
Tanpa terucap kata
Sepi sunyi suara malan
Kobaran api cinta membara
Menyala membakar dua asmara
Panas dingin  suhu udara
Adalah aroma ramuan
Bagai penyedap rasa
Manisnya cinta
Andai aku di sana
Kunikmati hal sama
Sayang aku tidak di sana
Hanya mampu menerawang
Indahnya cinta melalui goresan



 http://fiksi.kompasiana.com/puisi/2014/02/28/di-balik-lentera-638543.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Content yang Anda baca semoga bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya, silahkan tinggalkan komentar.